Indonesia sementara ada di posisi 4 runner up terbaik

Kekalahan yang diderita timnas u23 indonesia 0-4 dari Korea Selatan membuat Indonesia U-23 harus menunggu hasil pertandingan grup lain. Manahati Lestusen dkk. hanya bisa lolos lewat predikat runner-up terbaik.

Babak kualifikasi Piala Asia U-23 dibagi ke dalam 10 grup. Nantinya, juara dari masing-masing grup akan lolos langsung ke putaran final untuk menemani tuan rumah Qatar. Sisa lima tiket lainnya akan diberikan kepada lima runner-up terbaik dari 10 grup tersebut.

Dalam peringkat runner-up terbaik saat ini, Indonesia ada di urutan keempat. Tim besutan Aji Santoso tersebut meraih nilai 6 hasil dua kemenangan dan satu kali kalah dalam tiga pertandingan. Indonesia tujuh gol dan kebobolan empat gol, yang artinya punya selisih gol +3.

Indonesia punya produktivitas gol yang lebih baik daripada Myanmar. Meski sama-sama memiliki nilai 6, Myanmar yang mencetak 6 gol dan kebobolan 6 gol-- berada di posisi kelima dalam peringkat runner-up terbaik. Selisih gol mereka adalah 0.

Posisi Indonesia masih bisa berubah karena ada beberapa tim yang belum bermain. Tim-tim tersebut adalah Yaman, Thailand, Laos, Oman, Vietnam, dan Arab Saudi.

Yaman saat ini berada di peringkat satu, sementara Thailand ada di peringkat ketiga. Selain keduanya, empat tim lainnya berada di luar lima besar; Laos ada di posisi keenam, Oman di posisi ketujuh, Arab Saudi ada di posisi kedelapan, sementara Vietnam ada di posisi kesembilan.

Strategi Timnas u23 yang tak berjalan baik


Timnas Indonesia U-23 menelan kekalahan sangat telak dari Korea Selatan dengan skor 0-4 pada partai pamungkas Grup H kualifikasi Piala Asia, Selasa 31 Maret 2015, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Pelatih Timnas U-23, Aji Santoso, menyayangkan hasil tersebut.
Wajar jika Aji sangat menyesalkan kekalahan ini. Sebab, kepastian Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Asia U-23 masih menunggu hasil tim lain.

Sementara ini, Indonesia berada di posisi 4 klasemen sementara runner-up terbaik. Pasukan Garuda Muda mengoleksi 6 poin dari tiga pertandingan dengan selisih gol +3.

Posisi Indonesia rawan dikudeta oleh tim-tim macam Laos, Oman, dan Arab Saudi, yang memiliki satu laga sisa. Indonesia semakin sulit posisinya karena seluruh laga di Grup B, belum dimainkan.

"Hasil tadi memang cukup disayangkan. Sebenarnya, hasil imbang sudah mengantarkan kami untuk lolos ke putaran final. Tapi, saya mengapresiasi perjuangan pemain di laga tadi," kata Aji usai pertandingan.
Pelatih 44 tahun tersebut mengungkapkan, sebenarnya sejak awal Timnas U-23 sudah diinstruksikan untuk bermain bertahan. Namun, strategi bertahan yang diusung Aji tak berjalan dengan mulus.

"Saya sudah minta pemain agar merapatkan jarak di lini pertahanan. Mereka juga saya instruksikan untuk menunggu pemain Korsel di bawah garis tengah. Tapi, anak-anak terpancing keluar di babak kedua. Ini yang membuat lubang di pertahanan kami," ujar Aji.

Gol pertama Korsel yang dicetak oleh Jung Seung-hyun di menit 51, diakui Aji, menjadi faktor kedua kekalahan Indonesia.
"Pemain kami terbelah konsentrasinya. Posisi saat itu, kiper Muhammad Natshir mengalami benturan dengan salah satu pemain Korsel. Pemain anggap itu sebagai sebuah pelanggaran, tapi wasit berpikiran lain. Gol pun tercipta," ucapnya.

Masalah stamina juga yang menjadi sebab lain Timnas U-23 kalah dari Korsel. Hal tersebut menyebabkan konsentrasi Manahati Lestusen dan kawan-kawan menurun.

"Seluruh pemain sudah mengeluarkan segala kemampuannya. Saya tetap apresiasi perjuangan mereka," ujar Aji

Indonesia tinggal berharap runner up terbaik


Pertandingan terakhir Grup H Kualifikasi Piala Asia U-23 2016 antara Timnas U-23 Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) U-23 berakhir 4-0. Pasukan korsel pun dipastikan lolos ke putaran final turnamen, dengan status juara grup.

Pada laga kali ini, Selasa 31 Maret 2015, Korsel tampil sangat dominan sejak awal babak pertama. Unggul secara fisik, Pasukan Taeguk beberapa kali melepaskan serangan-serangan berbahaya ke pertahanan Indonesia.
Bahkan, mereka sempat membuat bola bersarang di gawang Indonesia yang dikawal Muhammad Natshir, pada menit ke-12. Namun, gol tersebut tak dianggap sah oleh wasit, karena sebelumnya terjadi pelanggaran kepada Manahati Lestusen di kotak penalti.
Selanjutnya, Indonesia masih tertekan. Serangan balik indonesia pun kerap menemui jalan buntu. Kendati demikian, serangan-serangan Korsel juga kerap gagal menghasilkan gol. Dan, hingga wasit mengakhiri babak pertama, kedudukan 0-0 tetap bertahan. Memasuki paruh kedua, dominasi Korsel semakin menjadi-jadi. Pada menit 51, Jung Seunghyun membuka keunggulan Pasukan Taeguk. Berawal dari buruknya koordinasi di lini belakang, Seunghyun mendapat bola liar dan tinggal mencocornya. 1-0 untuk Korsel.
Menit 71, Indonesia kebobolan. Berawal dari permainan satu-dua indah, Lee Chandong melepaskan tembakan ke pojok gawang Natshir, yang membuat bola bersarang untuk kedua kalinya. Kedudukan pun berubah, 2-0 untuk korsel

Kim Seungjun kemudian mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari serangan di sisi kanan, bola dikirim ke depan gawang. Seungjun pun menuntaskannya dan mengubah skor menjadi 3-0. Adapun Lee Changmin menutup pesta gol Korsel lewat sepakan jarak jauh. Korsel akhirnya dinyatakan menang 4-0.

Dengan hasil tersebut, Korsel dipastikan lolos ke putaran final dengan status juara Grup H, dengan koleksi sembilan poin. Sedangkan Indonesia, yang mengumpulkan enam poin, tinggal berharap menjadi salah satu dari lima runner-up terbaik untuk bisa lolos.


Susunan pemain
Indonesia: Muhammad Natshir, Abduh Lestaluhu (Andik Rendika 56'), Manahati Lestusen (c), Putu Gede Juni Antara, Hansamu Yama Pranata, Paulo Sitanggang, Adam Alis Setyano (Evan Dimas 70'), Zulfiandi, Ahmad Nufiandani, Muchlis Hadi Ning (Antoni Putra 60'), Ilham Udin Armaiyn


Korea Selatan: Lee Changgeun, Sim Sangmin, Yeon Jeimin (c), Woo Jusung, Jung Seunghyun, Lee Changmin, Lee Yeongjae, Lee Chandong, Kim Hyun (Lee Hando 66'), Ahn Hyunbeom, Jang Hyunsoo

Indonesia dihajar Korsel 4-0



Timnas Korea Selatan U-23 mengamankan satu tempat ke putaran final Piala Asia U-23 2015 di Qatar. Menyusul hasil kemenangan meyakinkan yang diperoleh atas Indonesia U-23 dengan skor akhir 4-0.

Bertanding di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa (31/3/2015) sore WIB, kedua tim bermain imbang 0-0 di sepanjang babak pertama. Korea Selatan lebih mendominasi permainan tapi tidak mampu menembus pertahanan Indonesia yang cukup solid.Namun, setelah turun minum agresivitas Korsel membuahkan hasil. Korsel berhasil mencetak gol pembuka melalui Jung Seung Hyun sebelum digandakan oleh Lee Chan Dong.

Di 10 menit akhir pertandingan, Korsel menambah dua gol lainnya lewat kaki Lee Seung Jung dan Lee Chang Min menggenapkan kemenangan menjadi 4-0 atas Indonesia.

Kemenangan ini membuat Korsel mantap melenggang ke Qatar dengan sempurna setelah mengoleksi sembilan poin di klasemen akhir Grup H. Indonesia finis sebagai runner-up dengan enam poin. Kelolosan Indonesia ditentukan oleh hasil di grup lain. Lima runner-up terbaik dari seluruh grup akan lolos.


Jalannya Pertandingan

Korsel sempat menjebol gawang Indonesia di menit ke-12 lewat sontekan Jung Seung Hyun, yang diawali dari tembakan bebas. Namun, gol itu dianulir wasit karena lebih dulu terjadi pelanggaran di kotak penalti
Di 20 menit pertama, Korsel sanggup lebih banyak menguasai bola meskipun belum mampu membongkar pertahanan Indonesia. Sedangkan tim 'Merah Putih' kesulitan menembus sepertiga akhir lapangan lawan.

Kim Hyun mencoba peruntungannya dengan melakukan tendangan dari luar kotak penalti. Namun, sepakan mendatarnya belum membahayakan gawang M. Natsir.Sesaat kemudian, Indonesia merespons dengan membalas serangan Korsel. Sepakan jarak jauh Zulfiandi jauh melambung di atas mistar gawang lawan.

Korsel menciptakan peluang yang paling berbahaya di pertandingan ini. Di menit ke-39, Woo Ju Sung yang tidak terkawal gagal menuntaskan bola hasil tendangan bebas. Gawang Indonesia pun aman dan skor masih tanpa gol.

Menjelang turun minum, terjadi kemelut di depan gawang Indonesia. Diawali dari tendangan penjuru, Kim Hyun menyongsong bola dengan sundulan ke tiang jauh namun berhasil diblok.

Di babak kedua, kebuntuan pun terpecahkan. Korsel memimpin 1-0 di menit ke-53. Dari situasi set-piece, bola gagal ditangkap M. Natsir dan jatuh di jalur Jung Seung Hyun untuk diteruskan dengan sepakan mendatar ke pojok bawah gawang Indonesia.

Tertinggal satu gol, Indonesia mencoba mencetak gol penyama. Empat menit kemudian, umpan terobosan diterima Zulfiandi yang melewati pertahanan Korsel. Namun, kiper Lee Chang Geun buru-buru keluar meninggalkan gawangnya untuk mencegat bola
Laga semakin seru saja. Korsel hampir mencetak gol keduanya setelah bola rebound yang ditepis M. Natsir nyaris jatuh di kaki Lee Yong Jae sebelum bisa dibuang.

Korsel bisa menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 di menit ke-72. Merampas bola dari pemain Indonesia, Lee Chan Dong melepaskan tembakan first-time dari luar kotak penalti yang tidak mampu ditahan M. Natsir.

Di menit ke-78, Indonesia melahirkan sebuah peluang bagus. Pemain pengganti Antoni Putro yang dibayangi dua pemain Korsel melepaskan tendangan di depan gawang tapi hanya bersarang di atas jala tim lawan.

Pemain pengganti Lee Seung Jun melengkapi kemenangan Korsel menjadi 3-0 di menit ke-83. Kerjasama apik dengan Lee Chan Dong diakhiri Lee Seung Jun dengan sepakan mendatar dari tengah kotak penalti untuk menggetarkan gawang Indonesia yang ketiga kalinya.

Hanya empat menit berselang, M. Natsir dipaksa memungut bola dari gawangnya sendiri. Lee Chang Min tak terkawal melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, bola sempat mengenai tangan M. Natsir tapi meluncur deras dan masuk ke gawang. Korsel 4, Indonesia 0.


Susunan Pemain

KOREA SELATAN: 1-Lee Chang Geun, 2-Sim Sang Min, 4-Yeon Jei Min, 5-Woo Ju Sung, 25-Jung Seung Hyun, 8-Lee Chang Min, 16-Lee Yong Jae, 29-Lee Chan Dong, 9-Kim Hyun, 11-Ahn Hyun Beom (7-Kim Seung Jun 45'), 20-Jang Hyun Soo

INDONESIA: 12-M. Natsir, 3-M Abduh Lestaluhu (4-Andik Rendika 56') ,13-Manahati Lestusen,16-Hansamu Yama, 14- Putu Gede, 19- Zulfiandi, 17-Paolo Sitanggang, 18-Adam Alis (6-Evan Dimas 70'), 24-Ahmad Nufiandi, 9-Muchlis Hadi (8-Antoni Putro 61'), 20-Ilham Udin

Skenario timnas u23 saat melawan korsel u23


Dengan modal dua kemenangan di Grup H, peluang Indonesia melaju ke putaran final Piala Asia U-23 yang akan digelar 12-30 Januari mendatang masih sangat terbuka lebar. Setidaknya ada dua skenario yang bisa mengantar skuad Garuda Muda ke Qatar.

Pertama adalah dengan mengalahkan Korea Selatan U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), pada laga pamungkas Grup H, Selasa, 31 Maret 2015. Tambahan 3 poin otomatis mengantar Indonesia sebagai pemuncak klasemen dan meraih tiket babak utama.

Skenario yang kedua adalah, menjadi runner up terbaik. Sesuai aturan yang berlaku, selain juara masing-masing grup, 5 runner up terbaik juga mendapat kesempatan melaju ke putaran final.

Ada pun posisi timnas Indonesia u23 saat ini bertengger di peringkat kedua grup H dengan koleksi 6 poin dari dua laga. Dibanding runner up-runner up lainnya, posisi Indonesia masih teratas usai mencetak 7 gol tanpa pernah kebobolan. Di belakang Garuda Muda menyusul, Yaman (+6), Uzbekistan (+6), Thailand (+5), dan Myanmar (+4), dengan jumlah poin yang sama. Meski saat ini masih memimpin klasemen runner up terbaik, Indonesia masih cukup rentan tergusur dari posisi lima besar. Bila sampai kalah dari Korea Selatan, Indonesia harus bergantung dengan pertandingan tim-tim runner up dari grup lainnya. Bila poin sama, penilaian terakhir akan ditentukan lewat selisih gol, head to head antar tim, adu penalti, kartu kuning dan kartu merah dan undian jika masih belum juga ditemukan pemenangnya
 

Jadwal ISL 4 april 2015

Ini adalah jadwal terbaru ISL 2015 yang akan start 4 April 2015

ISL segera bergulir ! Ini adalah jadwal pertandingan untuk akhir pekan ini.

Sabtu (4/4/2015)

PERSIPURA vs PERSIRAM (Pukul 13.30 WIB)

PERSERU vs BALI UNITED PUSAM (Pukul 13.30 WIB)

PERSIB vs SEMEN PADANG (Pukul 15.30 WIB)

PERSELA vs BARITO PUTERA (Pukul 15.30 WIB)

AREMA CRONUS vs PERSIJA (Pukul 19.00 WIB)

SRIWIJAYA FC vs PELITA BANDUNG RAYA (Pukul 21.00 WIB)

Minggu (5/4/2015)

PERSEGRES GU v PUSAMANIA BORNEO FC (Pukul 15.30 WIB)

PERSEBAYA v MITRA KUKAR (Pukul 19.00 WIB)

Jadwal siaran langsung bola hari ini 31 maret 2015

Jadwal siaran langsung sepakbola hari ini:
  • Tanggal              Hari       kick off              event                              Pertandingan           Live TV
  •  
  • 31 maret 2015   selasa      15:30     kualifikasi piala asia u23      indonesia vs korsel       RCTI
  • 01 april 2015     rabu        01:45     kualifikasi EURO 2016          israel vs belgia            RCTI

Timnas U23 waspadai serangan balik Korsel


Gelandang timnas Indonesia U-23 Adam Alis menilai bahwa timnya harus mewaspadari serangan Korea Selatan U-23 dari sektor sayap pada laga pamungkas Grup H Pra-Piala Asia U-23 2016 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (31/3).

" Coach Aji (Santoso) mengatakan bahwa Korsel punya pemain-pemain sayap yang berbahaya, kami harus antisipasi serangan yang mereka bangun dari pinggir-pinggir lapangan. Kami juga harus mewaspadai pergerakan tanpa bola Korsel," terang Adam saat diwawancarai Goal.com Indonesia di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (30/1).

Selain itu, Adam alis juga berpendapat, ada dua pemain kunci Korsel yang wajib dimatikan oleh para pemain Indonesia U-23.

"Gelandang tengah nomor punggung 8 (Lee Chang Min) dan striker mereka nomor 20 (Jang Hyun Soo)," beber gelandang Persija Jakarta tersebut.

Sama dengan Korsel U-23, Indonesia U-23 telah meraih enam poin dari dua pertandingan awal Grup H. Akan tetapi, Evan Dimas dan rekan-rekan harus bercokol di posisi kedua lantaran kalah produktivitas gol dari Taegeuk Warrios.

Peluang Indonesia U-23 untuk lolos ke putaran final masih terbuka setelah masih memuncaki klasemen bagi penghuni posisi runner-up dari masing-masing grup di babak kualifikasi. Sebagai info, para juara grup bakal mengantongi tiket ke putaran final bersama lima runner-up terbaik.

Kinerja Timnas indonesia senior belum maksimal


Tim nasional Indonesia senior berhasil memetik kemenangan tipis 2-1 atas Myanmar dalam pertandingan uji coba internasional yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (30/3) petang WIB.

Meski mencatatkan hasil akhir yang positif, asisten pelatih Skuat Garuda, Wolfgang Pikal tetap menaruh perhatian terhadap performa yang ditunjukkan oleh  tim secara keseluruhan yang tampak kurang maksimal.

"Benar kami punya banyak peluang bagus untuk dapat mencetak lebih dari dua gol di laga hari ini, tapi penyelesaian akhir belum sempurna dan perlu peningkatan," ujar pria berdarah Austria tersebut dalam sesi jumpa pers.

"Selain itu, organisasi permainan serta lini belakang kami juga tampak belum menunjukkan potensi maksimal. Myanmar tim bagus dan tak mudah mengalahkan mereka, jadi secara keseluruhan kami senang dengan kemenangan ini."

Agenda selanjutnya yang akan dihadapi timnas adalah kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia yang akan berlangsung pada Juni mendatang.

Gareth Bale pesepakbola tercepat di dunia



Sprint Gareth Bale sebelum mencetak gol ke gawang Barcelona bukan saja memberi Real Madrid trofi Copa del Rey 2014. Larinya ketika itu merupakan yang tercepat yang pernah dicatatkan pesepakbola di seluruh dunia. Tahun lalu di stadion Mestalla Bale jadi penentu kemenangan Real Madrid atas Barcelona di final Copa del Rey. Gol Bale ketika itu terbilang spesial karena dia menunjukkan kecepatan luar biasa saat melakukan serangan balik dan menusuk sendirian ke jantung pertahanan The Catalans.
Top speed yang dicapai Bale ketika melewati Marc Bartra dan kemudian menjebol gawang Pinto adalah 36,9 km/jam. Ketika itu Bale menempuh jarak 59,1 meter hanya dalam 7,04 detik.
Menurut hasil penelitian klub asal Meksiko, Pachuca, yang didukung oleh FIFA, angka tersebut menjadikan Bale sebagai pelari tercepat di atas lapangan hijau. Demikian dikutip dari AS.
 
Berada di posisi kedua daftar tersebut adalah pemain Pachuca, Jorgen Damm, dengan kecepatan sprint 35,23 Km/jam. Antonio Valencia yang punya kecepatan 35,1 km/jam ada di posisi tiga, sementara itu Aaron Lennon menempati tangga keempat dengan topspeed mencapai 33,8 km/jam.

Dengan kecepatan tertinggi 33,6 km/jaam, Cristiano Ronaldo ada di posisi lima. Dia mengungguli Theo Walcott (32,7 km/jam) dan Lionel Messi (32,5 km/jam) yang berturut-turut ada di tangga enam dan tujuh.

Berturut-turut di belakangnya ada Messi ada Wayne Rooney (31.2 km/jam), Frank Ribery (30,7 km/h) dan Sergio Ramos yang punya kecepatan (30,6 km/jam).

Pesepakbola Tercepat di Dunia:

Gareth Bale (Real Madrid) 36,9 km/jam
Jorgen Damm (Pachuca) 35,23 km/jam
Antonio Valencia (Manchester United) 35,1 km/jam
Aaron Lennon (Tottenham Hotspur) 33,8 km/jam
Cristiano Ronaldo (Real Madrid) 33,6 km/jam
Theo Walcott (Arsenal) 32,7 km/jam
Lionel Messi (Barcelona) 32,5 km/jam
Wayne Rooney (Manchester United) 31,2 km/jam
Frank RIVERY (Bayern Munich) 30,7 km/jam
Sergio Ramos (Real Madrid) 30,6 km/jam

Evan dimas dkk diharapkan bisa kalahkan Korsel lagi


Timnas Indonesia U19 pernah mengalahkan Korea Selatan di Kualifikasi Piala Asia U-19 dua tahun lalu. Kini menghadapi lawan yang sama di Kualifikasi Piala Asia U-23,  diharapkan bisa mengulang hasil serupa.Indonesia saat itu tergabung di Grup G Kualifikasi Piala Asia U-19 2014, di mana beberapa pemain yang saat ini memperkuat timnas U-23 asuhan Aji Santoso bermain di skuat yang dilatih Indra Sjafri. Sebut saja Evan Dimas, Ilhamudin Armaiyn, Ravi Murdianto, Zulfiandi, Putu Gede Juni Antara, Hansamu Yama Pranata, dan Muchlis Hadi Ning.

Tiket lolos ke putaran final akhirnya didapat Indonesia setelah di laga penentuan kontra Korsel, Evan Dimas dkk. menang 3-2 di mana saat itu Evan Dimas memborong seluruh gol kemenangan timnya.Kini Evan Dimas dan beberapa eks pemain timnas U-19 punya tugas serupa seperti dua tahun lalu, saat menghadapi duel penentuan Grup H kontra Korsel, Selasa (30/3) sore WIB nanti, untuk menentukan siapa yang berhak atas tiket lolos ke Qatar, tempat perhelatan Piala Asia U-23 2016.

Saat ini Korsel memuncaki grup dengan enam poin, sama dengan milik Indonesia. Tapi 'Pasukan Negeri Gingseng' itu unggul produktivitas gol, 8 berbanding 7 milik Indonesia. Dengan kondisi demikian Indonesia mau tak mau harus menang demi mengamankan tiket lolos sebagai juara grup.

Meski dengan capaian Timnas Indonesia u23 saat ini (dua kemenangan atas Timor Leste dan Brunei Darussalam), mereka punya peluang besar lolos sebagai salah satu dari lima runner-up terbaik. Namun Indonesia diminta untuk tetap meraih kemenangan seperti yang dilakukan pada 2013.

"Kita tentu mengakui bahwa di atas kertas Korsel lebih diunggulkan karena mereka tim langganan Piala Dunia. Namun, kemenangan Evan Dimas dkk 3-2 atas Korsel pada Kualifikasi Piala Asia U-19 dua tahun lalu, membuktikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin dalam olahraga. Keyakinan dan optimisme untuk menang harus ada sejak dalam pikiran," ujar Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, dalam rilis yang diterima Detiksport.

"Untuk memberi dorongan semangat kepada pemain, saya harapkan seluruh warga turut mendoakan Timnas dan bila perlu, penuhi stadion GBK untuk membakar semangat tempur Garuda Muda. Saya tetap mengingatkan agar para penonton ­tetap tertib, apapun hasil di lapangan nanti," lanjut Imam.

"Kita semua berharap Timnas lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2016. Sebagai juara Grup atau runner up terbaik tidak masalah, hanya saja dalam menghadapi tim tangguh selalu memberikan pelajaran tersendiri dan menjadi kebanggan besar jika kembali bisa mengunggulinya," lanjut dia.

Timnas U23 minta dukungan pemain ke 12


Timnas Indonesia U23 akan menghadapi lawan yang cukup tangguh di laga pamungkas babak penyisihan Grup H, Piala Asia U-23, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa, 31 Maret 2015. Asisten Pelatih Garuda Muda, Muhammad Zen Alhadad, meminta para pendukung Merah Putih hadir menyaksikan pertandingan ini.

Menurut Zein, dukungan fans sangat dibutuhkan untuk membangkitkan semangat Manahati Lestusen dan kawan-kawan. Selain itu, kehadiran para pemain ke-12 juga diharapkan mampu memberi tekanan mental kepada tim Korsel yang belum terkalahkan di 2 laga.

"Suporter itu penting. Kami sangat mengharapkan dukungan publik untuk pertandingan besok," tutur Mamak, sapaan M Zein, di Hotel Sulthan, Senin 30 Maret 2015.

Pada dua laga sebelumnya, melawan Timor Leste dan Brunei Darussalam, penonton yang hadir terbilang minim. Pertandingan melawan Timor Leste hanya dihadiri sekitar 3412 penonton saja. Sedangkan jumlah penonton meningkat saat duel kontra Brunei, kemarin. Tercatat, ada 6454 penonton yang menyaksikan laga yang dimenangkan Garuda Muda 2-0. "Kami mengharapkan lebih banyak lagi penonton yang hadir ke SUGBK. Dukungan langsung dari mereka pasti akan meningkatkan daya juang anak-anak. Pertandingan besok pasti menjadi sangat berat," ucap Mamak.

Sementara itu, Direktur Pemasaran dari PSSI, Edi Prasetyo, menuturkan pihaknya menyediakan 30 ribu tiket untuk pertandingan timnas U-23 kontra Korsel. Namun, pihaknya hanya melepas 25 ribu tiket saja."Sisanya kami tujukan untuk undangan, sponsor, dan pihak AFC," kata Edi.

Tiket pertandingan termurah timnas U-23 versus Korsel dibanderol Rp50000 (kategori belakang gawang). Dan tiket termahal harganya mencapai Rp500000 (kategori VVIP).

Gareth Bale tidak akan dilepas Madrid


Presiden Real Madrid, Florentino Perez, mengaku tidak akan pernah melepas Gareth Bale, meskipun belakangan si pemain dikabarkan mendapatkan tekanan yang tidak menyenangkan.

Bale yang sempat susah bikin gol dan assist beberapa kali dikritik oleh suporter Madrid. Bahkan, tak lama setelah Madrid kalah dari Barcelona, mobilnya sempat dipukul oleh dua orang pendukung Madrid.

Pemain asal Wales itu memilih untuk cuek dengan segala kritik yang diarahkan kepadanya. Baginya, kritik hanya bisa dijawab dengan performa di atas lapangan.

Bale pun unjuk gigi ketika memperkuat Wales di kualifikasi Piala Eropa 2016. Pada laga melawan Israel akhir pekan lalu, dia mencetak dua gol dan menyumbang satu assist. Wales pun menang 3-0.Perez sendiri sadar bahwa Bale merupakan aset menjanjikan untuk klubnya. Oleh karenanya, dia tidak akan pernah melepas Bale yang dibeli dengan banderol 100 juta euro pada awal musim lalu.

"Kami tidak akan pernah menerima tawaran untuk Bale. Dia adalah kunci untuk masa depan klub ini," ujar Perez kepada Marca.

"Sama halnya dengan saya tak bisa membayangkan masa depan tanpa Cristiano Ronaldo."

Bale belakangan dikabarkan diincar oleh Manchester United. 'Setan Merah' disebut akan menjadikan Bale bidikan utama mereka pada bursa transfer mendatang.

Beberapa media Inggris juga menyebut, United bersedia membayar gaji Bale yang sebesar 300 ribu poundsterling sepekan.

Indonesia 2-1 Myanmar


Timnas Indonesia meraih kemenangan 2-1 atas Myanmar pada laga ujicoba yang berlangsung di Sidoarjo. Dua gol kemenangan Indonesia pada laga tersebut diciptakan oleh Raphael Maitimo dan Cristian Gonzales di babak kedua.

Pada laga yang berlangsung Senin petang (30/3) sore WIB, Indonesia tampil menekan di babak pertama. Namun demikian, berulang kali serangan yang dilancarkan oleh tim besutan Benny Dollo itu gagal.Indonesia berulang kali mengandalkan kecepatan pemain dari sisi sayap, entah itu dari Zulham Zamrun di sisi kiri ataupun Boaz Solossa di sisi kanan. Ketika Boaz digantikan oleh Cristian Gonzales pada menit ke-39, posisi Zulham bergeser ke kanan.

Sebelum diganti, Boaz sempat mendapatkan peluang di menit ke-25. Namun, tendangannya masih bisa dihalau oleh penjaga gawang Myanmar, Vanlal Hruai. Zulham sempat mendapatkan peluang di babak pertama ketika dia menerima bola tepat di mulut gawang Myanmar. Sial baginya, sentuhan pertamanya terhadap bola buruk. Bola akhirnya memantul jauh dan peluang Indonesia pun gagal.Pola direct Indonesia diuntungkan oleh kecepatan Ferdinand Sinaga dan Zulham. Namun, kurang tenangnya penyelesaian akhir membuat berbagai peluang yang didapat selalu gagal.

Menjelang babak pertama berakhir, dua peluang dari Gonzales dan Zulham juga gagal setelah diblok barisan pertahanan Myanmar

Di awal-awal babak kedua, kerjasama antara Zulham dan Ferdinand kembali menghasilkan beberapa peluang untuk Indonesia. Zulham mengirimkan umpan terobosan kepada Ferdinand yang berlari masuk ke dalam kotak penalti. Namun, tendangan Ferdinand masih bisa digagalkan oleh Hruai yang maju meninggalkan gawang.

Indonesia baru bisa menciptakan gol pada menit ke-60. Berawal dari serangan yang dibangun dari sisi kanan, bola diumpankan kepada Zulham yang berada di dalam kotak penalti. Bola tendangan Zulham berbelok mengenai Maitimo dan masuk ke dalam gawang Myanmar. 1-0 untuk tuan rumah.

Sebelas menit berselang, penjaga gawang Indonesia, I Made Wirawan, melakukan penyelamatan bagus. Tendangan jarak dekat yang dilepaskan kapten Myanmar, Khin Maung Lwing, ditangkap olehnya.

Pada menit ke-74, Indonesia memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Blunder yang dilakukan bek Myanmar, ketika hendak menghalau bola dari Ferdinand, menjadi makanan empuk untuk Gonzales. Penyerang Arema itu menyambar bola buangan sang bek dengan sepakan keras kaki kanan.Tiga menit menjelang babak kedua berakhir, David Htan mencetak gol untuk Myanmar. Gol bermula dari umpan terobosan yang dilepaskan kepada Htan --yang berada di sisi kiri pertahanan Myanmar. Htan kemudian menyelesaikannya dengan sepakan kaki kanan menyilang.

Skor 2-1 bertahan sampai peluit panjang dibunyikan. Buat Indonesia, ini adalah kemenangan kedua dalam tiga laga internasional terakhir. Kemenangan sebelumnya didapat Indonesia atas Laos dengan skor 5-1 pada November 2014 silam.

Susunan Pemain

Indonesia: Made, Farizi, Igbonefo, Bio (Jufriyanto 86), Kipuw, Maitimo (Rizky Pellu 76), Hariono (Sukadana 57), Bayu Gatra (Tantan 68), Zulham, Boaz (C. Gonzales 39), Ferdinand.

Myanmar: Hruai, Lwing, Aung Zaw, Min Htut, Win Aung, David Htan, Aung Kyaw, Kyaw Chit, Kyi Lin, Min Tun (Min Naing 72), Ko Ko.

Timnas U23 belum juga dipenuhi suporter di GBK



Banyaknya suporter yang datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno kala tim nasional Indonesia U-23 menghadapi Timor Leste dan Brunei Darussalam. Namun, banyaknya suporter yang datang ke GBK belum cukup untuk memerahkan GBK.

Saat tim 'Merah-Putih' memetik kemenangan atas Timor Leste dan Brunei, stadion GBK terlihat lowong. Banyak bangku kosong terliha. Padahal, pertandingan melawan Brunei digelar pada hari Minggu (29/3). Pada pertandingan melawan Timor Leste cuma ada 3.000-an penonton. Sementara ketika melawan Brunei ada sekitar 6.000 orang yang hadir di stadion. Meski banyak, namun jumlah tersebut masih tergolong kecil untuk stadion sebesar GBK.

Selasa (31/3), Indonesia akan menghadapi Korea Selatan u23 pada laga terakhir kualifikasi Piala Asia 2016 Grup H. Saat ini, baik Indonesia maupun Korsel sama-sama mengoleksi nilai 6. Namun, Korsel berada di puncak klasemen lantaran unggul produktivitas gol.Sadar bahwa Korsel merupakan lawan yang berat, asisten pelatih timnas U-23, M. Zein Al Hadad, pun menyebut bahwa dengan dukungan suporter bakal penting bagi Muchlis Hadi dkk. Oleh karena itu, dia pun berharap bahwa stadion bisa terisi penuh.

"Kami akan memanfaatkan motivasi untuk lolos, dan tentunya memanfaatkan dukungan publik. Kami harap publik datang (ke stadion) untuk memberikan dukungan," kata Zein saat ditemui di sela-sela latihan timnas U-23 di hotel Sultan, Jakarta, Senin (30/3).

Zein mengatakan bahwa tim pelatih juga sudah menganalisis kekuatan dan kelemahan dari Korsel. Eks pelatih Deltras Sidoarjo itu juga berharap turun hujan saat laga besok supaya permainan cepat Korsel tak berkembang
Zein berkaca pada pertandingan kualifikasi Piala Asia U-19 tahun 2013. Ketika itu, timnas U-19 memetik kemenangan tiga gol tanpa balas atas Korsel di tengah guyuran hujan.

"Gaya permainan mereka hampir sama, timnas U-19 kemarin bisa memetik kemenangan. Waktu itu juga hujan, semoga besok juga hujan agar permainan mereka tak berkembang. Sepakbola memang begitu ada faktor teknis maupun non-teknis," ucap Zein.

Menjadi juara grup akan membuat Indonesia lolos otomatis ke putaran final. Sementara, jika menjadi runner-up, Indonesia harus menunggu penentuan lima runner-up grup terbaik dari putaran kualifikasi.

Manahati siap melawan Korea selatan u23

Kapten timnas Indonesia U-23, Manahati Lestusen, berada dalam kondisi kurang fit menjelang pertandingan melawan Korea Selatan. Tapi, dia siap bermain menghadapi laga penentuan itu. Manahati mengalami masalah pada engkel saat melakoni pertandingan ujicoba melawan Suriah pada bulan Februari lalu. Akibat cedera itu, dia bahkan sampai harus melewatkan laga ujicoba lainnya, yakni saat melawan Malaysia dan Vietnam.

Di saat-saat persiapan menjelang kualifikasi Piala Asia 2016, Manahati disebut oleh Aji Santoso siap untuk dimainkan. Pemain Barito Putera ini tampil oke. Buktinya, dia mampu membantu Indonesia meraih kemenangan saat melawan Timor Leste dan Brunei Darussalam.

Menjelang pertandingan dengan melawan Korsel, Selasa (31/3/2015) pukul 15.30 WIB besok, Manahati mengaku bahwa kondisi engkelnya sebenarnya belum pulih betul.

"Kondisi saya masih belum seratus persen, paha kiri kemarin juga sedikit tertarik. Kalau diberi kepercayaan dari coach, ya, harus main," ungkap Manahati saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (30/3).

"Pertandingan besok memang berat, semua sudah tahu bahwa Korea gaya bermainnya seperti apa. Mereka juga pasti capek, besok kita lihat saja. Semua pemain Korea harus diwaspadai, jangan cuma satu atau dua pemain saja," imbuhnya.

Indonesia dan Korsel kini sama-sama sudah mengoleksi nilai 6. Namun, Korsel berada di puncak klasemen Grup H Kualifikasi Piala Asia U-23 2016 lantaran unggul produktivitas gol.

Siapa pun yang menjadi juara grup, akan lolos otomatis ke putaran final. Sementara, runner-up harus menunggu keputusan lima runner-up terbaik di babak kualifikasi ini.

30 Ribu tiket disiapkan jelang timnas u23 vs korsel

Panpel tim nasional Indonesia U-23 menyiapkan 30 ribu tiket untuk laga melawan Korea Selatan. Tiket termurah lanjutan kualifikasi Piala Asia 2016 itu dibanderol seharga Rp 50 ribu.

Dalam dua pertandingan yang telah dilakoni oleh timnas U-23, yakni saat menghadapi Timor Leste dan Brunei Darussalam, ribuan penonton menyaksikan langsung ke Stadion Utama Gelora Bung Karno. Namun, jumlah tersebut belum cukup untuk meramaikan GBK.Saat 'Garuda Muda' menang atas Timor Leste ada sekitar 3.000 penonton, sementara kemenangan atas Brunei Darussalam "hanya" disaksikan sekitar 6.000 pasang mata.

Menjelang pertandingan timnas U-23 melawan Korsel, Selasa (31/3/2015) besok pukul 15.30 WIB, asisten pelatih timnas U-23, M. Zein Al Hadad berharap stadion bisa dipenuhi suporter.Direktur Bidang Marketing PSSI, Edy Prasetyo, mengungkapkan bahwa ada 30 ribu tiket disediakan untuk laga melawan Korsel. Mengenai minimnya penonton, dia juga menyebutkan kendala untuk promosi melalui baliho atau spanduk.

"Untuk pertandingan melawan Korsel kami menyiapkan 30 ribu tiket. Harga tiket termurah Rp 50 ribu, yang termahal Rp 250 ribu," ungkap Edy saat dihubungi oleh detikSport.

"Promosi lewat sepanduk tidak bisa kami lakukan. Sebabnya, waktu itu venue untuk pertandingan masih belum jelas," ungkapnya.

Laga kualifikasi Piala Asia U-23 di Jakarta memang sempat terancam dipindah. Penyebabnya, jadwal tanding Timnas U-23 berdekatan dengan jadwal konser One Direction --yang sudah lebih dulu memesan GBK sebagai venue.

Harga tiket Timnas U-23 vs Korsel

VVIP: Rp 500 ribu
VIP Barat: Rp 250 ribu
Tribun Timur & Kategori I: Rp 100 ribu
Belakang gawang: Rp 50 ribu

Hasil pertandingan tadi malam


Sejumlah tim meraih kemenangan penting di laga tadi malam. Diawali kemenangan Jerman 2-0 atas Georgia dalam lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2016, Senin dinihari, 30 Maret 2015.

Di pertandingan kualifikasi Piala Eropa lainnya, Skotlandia pesta gol saat menjamu Gibraltar. skotlandia melesakkan enam gol dalam kemenangan 6-1. Sementara Irlandia Utara hanya menang tipis 2-1 dari Finlandia.

Kemenangan penting juga dipetik Portugal kala menjamu Serbia dengan skor 2-1 . Sedangkan hasil mengecewakan dipetik Republik Irlandia dan Polandia yanga harus berbagi poin setelah hanya bermain imbang 1-1.

Sementara itu, dari hasil pertandingan persahabatan tadi malam, Brasil melanjutkan kemenangan beruntun mereka usai Piala Dunia 2014 dengan menekuk Cile 1-0. Kemenangan juga diraih Prancis yang menekuk Denmark 2-0.

Berikut ini hasil lengkap sepakbola tadi malam:

Kualifikasi Piala Eropa:
Georgia 0 - 2 Jerman
Skotlandia 6 - 1 Gibraltar
Irlandia Utara 2 - 1 Finlandia
Rumania 1 - 0 Kepulauan Faroe
Albania 2 - 1 Armenia
Republik Irlandia 1 - 1 Polandia
Hongaria 0 - 0 Yunani
Portugal 2 - 1 Serbia

Persahabatan:
Meksiko 1 - 0 Ekuador
Afrika Selatan 1 - 1 Nigeria
Brasil 1 - 0 Cile
Pantai Gading 1 - 1 Guinea Khatulistiwa
Prancis 2 - 0 Denmark

Pujian buat kiper persib bandung di timnas u23



Pelatih Kiper Persib Bandung Anwar Sanusi memuji performa anak asuhnya, Muhammad Nathsir 'Deden' Fadhil Mahbuby di timnas U-23 yang sukses melakukan clean sheet ketika pasukan Garuda Muda mempermalukan Timor Leste dengan skor 5-0 pada laga pertama Grup H Kualifikasi Piala Asia U-23 di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat 27 Maret 2015.

Di mata Awai -sapaan Anwar Sanusi-, Deden menunjukkan kematangan dalam bermain meski laga melawan Timor Leste yang jadi debutnya di ajang resmi internasional. "Cukup percaya diri, pengambilan posisi dan keputusannya juga cukup baik," ungkap Awai kepada wartawan di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Sabtu 28 Maret 2015.

Deden sendiri sebenarnya sudah mendapatkan caps pertama ketika timnas U-23 menghadapi Malaysia U-23 dalam laga persahabatan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, 17 Februari 2015.

"Tapi itu tentu berbeda karena ini ajangnya kompetisi resmi bukan persahabatan dan Deden cukup bisa menjawabnya lewat penampilan yang baik di lapangan," ucap Awai.

Meski begitu, kata Awai, Deden diminta jangan lupa diri karena tantangan ke depannya lebih berat. Terutama saat timnas menjajal Korea Selatan di laga terakhir, Selasa 31 Maret 2015.

"Lawan Korea Selatan saya kira akan jadi ujian dan tantangan sesungguhnya buat Deden jika kembali dimainkan. Sebab secara level permainan, Korea Selatan bisa dikatakan masih ada di atas Indonesia," katanya

Parkir bus Brunei dipatahkan pasukan Timnas U23

Timnas Indonesia U-23 meraih kemenangan 2-0 atas Brunnei Darussalam dalam partai kedua Kualifikasi Piala Asia U-23. Hasil itu lewat sepasang gol di babak kedua setelah kesulitan menembus "parkir bus" Brunei di babak pertama.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (29/3/2015) sore WIB, timnas U-23 melancarkan tekanan demi tekanan tetapi tak kunjung berbuah sampai berakhirnya 45 menit pertama.

Di babak kedua pelatih Aji Santoso coba mengubah gaya serangan dengan mengganti beberapa pemain. Salah satunya dengan memasukkan Muchlis Hadi Ning Syaifulloh dan Wawan Pebriyanto. Strategi itu terbukti tokcer.

"Yang jelas saya sangat mensyukuri pertandingan kedua ini karena pada hari ini kami mendapat kembali tiga poin. Mudah-mudahan di pertandingan terakhir nanti melawan Korea Selatan juga bisa meraih hasil maksimal," kata Aji usai pertandingan.

"Babak pertama tim Brunei tidak mau keluar dari zona pertahananannya. Makanya di babak pertama 0-0 karena hampir seluruh pemain berdiri di depan gawang. Tapi setelah saya ganti pemain dan mengubah variasi serangan, permainan anak-anak bisa keluar."

"Di babak kedua, kami buat serangan lebih variatif. Saya juga coba sampaikan kepada pemain untuk bermain lebih tenang dan tidak terpancing permainan lawan," urainya.

Untuk pertandingan selanjutnya, Indonesia akan menghadapi Korea Selatan. Menyoal laga itu Aji belum mau terlalu memikirkannya lebih dulu, termasuk menyoal peluang lolos.

"Untuk peluang lolos saya masih harus melihat pertandingan di grup lain. Sebesar apa peluang mereka. Yang jelas ketika akan melawan Korea, Selasa (31/3) nanti, kami akan fight," tegas Aji.

Chelsea ikut buru gareth bale


Chelsea kembali hadir dan menghiasi media Inggris dengan berita sensasional. Klub berjuluk The Blues itu kabarnya bersiap membuat transfer sangat besar di bursa musim panas mendatang.

Klub papan atas Premier League ini telah menyiapkan dana £75 juta (setara Rp1,45 triliun) untuk membeli pemain Real Madrid, Gareth Bale. Nilai itu diyakini sebagai harga minimun dari klausul penjualan pemain 25 tahun tersebut.

Namun, akan sulit bagi Chelsea mendapatkan Bale. Pasalnya, Madrid tak akan melepas pemain asal Wales tersebut dengan mudah.

Meski demikian, ada beberapa celah yang bisa dimanfaatkan oleh The Blues, demikian yang dilansir Daily Mail. Beredar isu bahwa sang pemain sudah mulai tak kerasan di Santiago Bernabeu karena terus mendapat kritikan.

Selain gareth Bale, Chelsea juga dikabarkan mengincar gelandang West Ham United, Alex Song. Pemain yang berstatus sebagai pinjaman ini membuat Jose Mourinho kepincut.

Mantan pemain Barcelona dan Arsenal ini memang menjadi rebutan beberapa klub besar Eropa. Liverpool juga dilaporkan juga tertarik kepada pemain 27 tahun tersebut

Timnas u23 siap habis habisan saat lawan korsel


Timnas Indonesia U-23 berhasil meraup kemenangan pada 2 laga awal kualifikasi Piala Asia Grup H, melawan Timor Leste dan Brunei Darussalam. Dengan hasil ini, peluang Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-23 di Qatar, pada 2016, mendatang cukup terbuka.
Saat ini, Indonesia sudah mengantongi 6 poin. Mereka juga sudah memproduksi 7 gol dan belum pernah kebobolan.

"Terkait peluang lolos, kami masih ada satu laga melawan Korea Selatan. Pertandingan tersebut harus kami manfaatkan jika ingin lolos otomatis," kata pelatih timnas U-23, Aji Santoso, usai pertandingan.
Pertandingan melawan Korsel akan digelar Selasa 31 Maret 2015 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Duel ini dipastikan berlangsung sengit.


Di atas kertas, kualitas Korsel memang sedikit di atas Indonesia. Namun, Aji memastikan anak-anak asuhnya bakal berjuang keras demi meraih kemenangan di laga tersebut.
"Kami siap berjuang sekuat tenaga demi meraih kemenangan melawan Korsel. Kami tak akan menonton pertandingan mereka melawan Timor Leste. Lebih baik pulang, dan istirahat untuk memulihkan kondisi," tutur pelatih 44 tahun tersebut.


Andai kalah dari Korsel, timnas U-23 masih berpeluang lolos ke putaran final Piala Asia. asalkan Mereka bisa lolos lewat persaingan di klasemen runner up terbaik.

"Kalau mengandalkan klasemen runner up terbaik, tentu kami harus menunggu hasil dari para pesaing di grup lain. Kami harus bekerja lebih keras agar hasilnya maksimal saat berhadapan dengan Korsel," ujar Aji

Pelatih timnas senior optimalkan taktik


Menjelang pertandingan uji coba resmi FIFA melawan Myanmar, Senin (30/3), pelatih interim tim nasional Indonesia Benny Dolo menegaskan telah berupaya untuk mengoptimalkan taktik pasukannya.
Saat memimpin sesi latihan Skuat Garuda di Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (29/3) petang WIB, terlihat juru latih Sriwijaya FC tersebut sesekali memberikan arahan khusus kepada penggawa timnya.

"Latihan hari ini kami berusaha mengoptimalkan taktik tim, termasuk set piece yang dimaksudkan untuk meningkatkan kekurangan yang tampak di laga sebelumnya kontra Kamerun," tutur pelatih yang kerap disapa Bendol tersebut.

"Saat menghadapi Kamerun, kami masih sering salah dalam melepaskan umpan dan juga transisi permainan dari bertahan ke menyerang terlihat belum maksimal."

Melawan Myanmar, akan menjadi laga pemanasan kedua bagi Indonesia dalam pekan ini, setelah sebelumnya menelan kekalahan tipis 1-0 dari Kamerun.

Evan dimas berharap tampil lawan korsel


Gelandang timnas Indonesia U-23, Evan Dimas Darmono, masih belum sembuh dari cedera bahu yang dideritanya. Evan Dimas mungkin masih diragukan tampil saat Garuda Muda bersua Korea Selatan di partai pamungkas kualifikasi Piala Asia 2016 Grup H, Selasa 31 Maret 2015, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Pemain Persebaya ini mengalami cedera bahu saat laga melawan Timor Leste, Jumat kemarin. Usai duel tersebut, Evan Dimas sampai harus dilarikan ke rumah sakit.

Hasil pemeriksaan tim dokter menyebutkan, tulang bahu Evan Dimas tak retak atau patah. Namun, otot tendon bahu Evan Dimas sobek.

"Kami berusaha memulihkan Evan dalam waktu 2 hari. Tidak sembuh total, minimal bisa main saat lawan Korsel," kata dokter timnas U-23, Agus Manurung, saat ditemui VIVA.co.id, Minggu kemarin.

Agus menuturkan ada terapi khusus yang dijalani pemain 20 tahun ini agar bisa tampil melawan Korsel. Bahu kiri Evan Dimas harus dikompres satu jam sekali.

Selain itu, sang pemain juga harus mengonsumsi obat khusus yang diberikan oleh tim dokter. "Masih ada terapi lainnya. Mudah-mudahan, Evan bisa bermain. Sejak kemarin sih sudah latihan bareng teman-temannya, tidak terpisah. Doakan saja (dia bisa tampil)," ujar pria bertubuh tambun ini.

Sementara itu, pelatih timnas U-23, Aji Santoso, mengaku tak mau terlalu memaksakan Evan Dimas bermain. "Kalau cederanya masih terlalu berat, ya saya tak mau memaksakan. Pasti dampaknya akan buruk bagi Evan," kata Aji.

Jelang timnas U23 vs Korea selatan U23


Timnas U23 Korea Selatan akan menghadapi Indonesia pada laga terakhir kualifikasi Piala Asia U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (31/3/205) besok. Meski tak menyiapkan strategi khusus, Korea Selatan tetap menargetkan kemenangan.

Timnas Korea Selatan u23 saat ini memuncaki klasemen sementara Grup H dengan poin sempurna enam. Nilai Korea Selatan sebenarnya sama dengan yang dipunya Indonesia, namun Korsel berhak di posisi teratas berkat keunggulan agresivitas.

Dari laga atas Brunei, Korsel menang 5-0 sementara saat berhadapan dengan Timor Leste mereka menang 3-0. Sedangkan Indonesia atas lawan yang sama masing-masing meraih keunggulan 2-0 dan 5-0.
Dengan kondisi seperti itu, tidak ada cara lain buat Indonesia dan Korsel untuk menjadi pemuncak klasemen selain dengan meraih kemenangan saat keduanya harus berhadapan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (31/3/2015) besok.

"Pada pertandingan Selasa besok kami akan main untuk menang. Kami tidak mencari hasil seri," kata pelatih korsel ,Shin tae Yong.

Ia juga menyatakan tidak akan ada taktik khusus untuk menghadapi Indonesia. "Tidak ada taktik spesial. Kami juga tidak masalah dengan finishing touch. Kami hanya ingin meningkatkan chance untuk golnya, ketimbang finishing touch-nya," lanjut dia.
Untuk komposisi pemain yang akan diturunkan, Shin tae Yong menolak memberi informasi detil. Tapi dia memastikan kalau yang akan bertanding menghadapi Indonesia adalah 11 pemain terbaik.

"Kami sulit untuk menggambarkan tim utama nanti. Karena line up pemain saat menghadapi Brunei Darussalam dengan Timor Leste beda jauh. Hampir 10 pemain kami ganti. Intnya besok saat lawan Indonesia adalah 11 peman terbaik," simpulnya.

Sementara itu, pelatih timnas U-23, Aji Santoso, mengatakan agar timnya tidak silau dengan kekuatan tim Korea Selatan.

"Kita harus main dengan gaya kita sendiri. Di dalam sepakbola semua bisa terjadi. saya ingin peman tidak silau dengan permainan Korea Selatan," kata Aji, menyoal lawan Korea Selatan.

jelang Indonesia vs myanmar


Tim nasional senior Indonesia kembali beraksi di pentas internasional dengan menjamu Myanmar dalam pertandingan uji coba resmi FIFA yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (30/3) sore WIB.Duel tersebut akan menjadi laga kedua yang dilakoni Skuat Garuda dalam sepekan terakhir setelah sebelumnya menelan kekalahan tipis 1-0 dari Kamerun. Sementara bagi Myanmar, partai ini akan menjadi laga kompetitif pertama mereka selepas Piala AFF tahun lalu.

Pertemuan terakhir antara kedua tim mampu dimenangkan Indonesia dengan skor 3-0, namun itu terjadi pada 2008 silam, tentunya tidak bisa menjadi tolok ukur gambaran pertemuan kali ini mengingat komposisi skuat yang ada jauh berbeda.

Menghadapi Myanmar, pelatih interim timnas, Benny Dolo meminta agar anak asuhnya berjuang untuk meraih kemenangan serta mengisyaratkan akan melakukan rotasi pemain dengan menurunkan sejumlah nama yang belum bermain di laga sebelumnya.

"Kami akan berusaha untuk bermain lebih maksimal. Saya ingin memberi jam terbang kepada semua pemain, tinggal bagaimana kondisi serta persiapan terakhir mereka jelang pertandingan," ujar peramu taktik yang akrab disapa Bendol tersebut.

Di kubu lawan, timnas Myanmar datang ke Indonesia dengan membawa kombinasi pemain berpengalaman dengan sejumlah muka baru yang belum memiliki caps internasional. Kendati demikian, manajer tim, Tim Myint Aung menekankan kepada pasukannya agar fokus meraih hasil terbaik.

"Kami menyadari bahwa Indonesia adalah tim yang kuat dan pastinya sulit dikalahkan. Untuk itu saya meminta pemain untuk dapat fokus sepanjang pertandingan," tutur Myint Aung saat menggantikan Radojko Avramovic yang berhalangan hadir untuk memimpin sesi latihan.

"Saya menekankan pentingnya konsentrasi bagi para pemain sejak menit pertama permainan, karena dengan itulah kami bisa meraih hasil terbaik. Jika tidak maka kesempatan bagi kami untuk menang bisa hilang."

Muchlis hadi persis inzaghi


Pelatih timnas Indonesia U-23, Aji Santoso, memberikan pendapatnya tentang ketajaman salah satu strikernya, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh. Seperti diketahui, Muchlis berhasil mencetak dua gol dalam dua laga perdana grup H Pra Piala Asia U-23 2016.

Terbaru, dia berhasil mencetak gol saat timnas U-23 menaklukkan Brunei Darussalam U-23, skor 2-0, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (29/3) petang. Pada laga itu, Muchlis mencetak gol kedua timnas U-23 pada menit ke-87. Berbeda dari laga pertama, Muchlis kali ini masuk sebagai pemain pengganti. Ini memang bagian penting dari strategi yang diterapkan Aji, setelah di babak pertama kesulitan membongkar pertahanan rapat Brunei.

Di samping itu, pelatih asal Kepanjen itu tak ragu untuk membandingkan eks striker timnas Indonesia U-19 itu dengan salah satu legenda sepakbola dunia. "Kalau saya amati, orang Jawa bilang itu Muchlis berjodoh dengan bola. Karena bola akan datang ke dia. Jujur, kalau secara skill dia tidak begitu luar biasa," ucap Aji, pada sesi jumpa pers usai laga. "Seperti Filippo Inzaghi di Milan, skill-nya tidak luar biasa, tapi penempatan posisinya sangat bagus dan tepat. Muchlis pun tadi seperti itu, penempatan posisinya sangat tepat," tuturnya.

Indonesia U23 2-0 Brunei darussalam U23


Timnas Indonesia U-23 kembali meraih kemenangan penting di laga kedua kualifikasi Piala Asia U-23 2016, Minggu (29/3) petang, di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Brunei Darussalam U-23 kali ini yang menjadi korban tim Garuda Muda . Brunei asuhan Stephen Heng Seng menyerah 2-0 lewat gol Ahmad Nufiandani dan Muchlis Hadi. Laga ini pun tak mudah, karena Brunei menumpuk pemain di daerah pertahanan mereka.

Babak Pertama

Begitu laga dimulai, tuan rumah Indonesia langsung saja memberikan ancaman kepada Brunei. Dalam rentan waktu kurang dari tiga menit, empat kali sepak pojok didapatkan Indonesia. Sayang, semua percobaan masih bisa dimentahkan barisan belakang Brunei.Petaka menghampiri Indonesia sesudahnya, serangan balik dari Brunei berbuah penalti ketika Nur Syazwan dilanggar Hansamu Yama di kotak terlarang. Kartu kuning pun diberikan wasit Aziz Asimov kepada eks bek timnas U-19 itu.

Tapi kiper Natshir Fadhil jadi penyelamat, eksekusi penalti dari Aimmil Rahman mampu dimentahkan kiper Persib Bandung tersebut. Natshir memainkan perannya dengan menepis bola yang mengarah ke kiri gawang Indonesia.

Menit 17' Hendra Bayauw nyaris membuka keunggulan untuk tim Garuda Muda . Pemain milik Semen Padang itu mampu melakukan penetrasi lewat sisi kanan dan melewati dua pemain Brunei. Tapi sepakan Hendra tipis melenting di atas mistar gawang kawalan Ahsanuddin.

Absennya Evan Dimas sangat terasa , Indonesia kesulitan untuk membongkar pertahanan dari Brunei - yang memang menumpuk pemain di daerah mereka. Serangan monoton diandalkan lewat sisi kanan yang dihuni oleh Hendra, laga berjalan setengah jam namun kans emas tak juga diciptakan.

Peluang emas diciptakan timnas u23 Indonesia pada menit 38' lewat kerja sama apik Adam Alis, Antoni Putro dan Ilham Udin. Namun bola yang dilesakkan Ilham dari jarak dekat dengan cantik mampu diblok oleh Ahsanuddin dan hanya menciptakan sepak pojok yang tak berbuah apa-apa.

Di penghujung babak pertama, Indonesia dua kali tak beruntung. Sepakkan Ahmad Nufiandani dan Antoni hanya nyasar ke tiang gawang. Hingga turun minum skor kaca mata bertahan.

Babak Kedua


Usai turun minum, Indonesia masih kesulitan untuk mengeksplorasi pertahanan dari Brunei. Namun kali ini, tim arahan Aji Santoso lebih berani melakukan umpan terobosan, meski kerap gagal dan tak menemui sasaran. Sementara itu, pemain Brunei silih berganti bertumbangan, waktu pun sedikit terulur.

Butuh kesabaran ekstra untuk Indonesia meladeni permainan defensif dari Brunei, Aji pun menambah stok bombernya di lapangan dengan memainkan Muchlis Hadi menggantikan Hendra Bayauw di menit 58'. Kemudian Wawan Febrianto juga masuk menggantikan Ilham Udin pada menit ke-62.

Sejak babak pertama, Adam Alis jadi pemain Indonesia yang paling rajin melakukan tendangan spekulatif. Pemain tengah Persija Jakarta itu berulang kali menebar ancaman lewat sepakan jarak jauh yang sayangnya terus-menerus tak berbuah hasil.Usaha Indonesia pun terjawab di menit ke-70. Gawang Brunei akhirnya kebobolan juga lewat tendangan Ahmad Nufiandani memanfaatkan kemelut di kotak penalti lawan usai sepak pojok Wawan. Pemain Arema Cronus itu menjawab kepercayaan Aji yang menurunkannya sebagai starter .

Setelah gol dari Hansamu, semangat anak-anak Garuda Muda terlecut, serangan lebih agresif dilakukan. Wawan yang baru masuk cukup memberikan warna bagi Indonesia. Menit 75', Wawan nyaris membawa timnya kian menjauh dengan tendangan dari luar kotak penalti, tapi lagi-lagi mistar gawang menjadi penyelamat Brunei.

Para pemain Brunei kerap merintih sakit tanpa sebab, hal tersebut juga terjadi kala mereka berhadapan dengan Korea Selatan di laga pembuka. Menit ke-85, Indonesia mendapat peluang dari kerja sama Putu Gede, Antoni, Wawan dan terakhir diselesaikan Ahmad Nufiandani. Namun Indonesia terlalu lama melepaskan tembakan sehingga peluang pun tiada hasil.

Gol kedua akhirnya didapat Indonesia menit 88', adalah Muchlis Hadi yang berhasil menceploskan bola ke gawang Ahsanuddin lewat sundulannya, memanfaatkan umpan silang dari Antoni di sisi kanan. 2-0 untuk tuan rumah. Gol tersebut pun jadi yang terakhir di laga ini, yang membuat Indonesia sudah mengumpulkan enam poin dari dua laga.

Susunan Pemain

Brunei Darussalam : Ahsanuddin; Nur Azees, Asnawi Syazni, Khairil Shahme, Suhaimi Salau; Abdul Khair; Faiz Farhan (Muhammad Nadzri 75'), Yura Indera (Nur Ikhmal 24'); Abang Hazim (57' At Tawwab), Aimmil Rahman; Nur Syazwan.

Indonesia : Natshir Fadhil; Andik Rendika, Manahati Lestusen, Hansamu Yama, Puti Gede; Hendra Bayauw (Muchlis Hadi 58'), Adam Alis, Paulo Sitanggang, Ahmad Nufiandani, Ilham Udin (Wawan Febrianto 62'); Antoni Putro (Safri Al Irfani 90+4)

Brunei dihantam badai cedera


Kabar badai cedera menghampiri Brunei Darussalam jelang laga melawan Indonesia di ajang kualifikasi Piala Asia U-23, 29 Maret 2015. Mereka baru saja dihantam Korea Selatan dengan skor 0-5 dalam pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), sore tadi.

Tak cuma kalah, di laga tersebut, ada 5 pemain Brunei yang mengalami cedera. Bahkan, 3 di antaranya harus ditandu keluar lapangan dan mendapatkan perawatan yang sangat intensif.

Pelatih Brunei, Stephen Ng Heng Sheng, membeberkan alasan banyaknya pemain yang cedera. Selain level kebugaran yang berada di dalam level terbawah, kondisi rumput SUGBK juga menjadi penyebab banyaknya pemain Brunei yang cedera.

"Fisik pemain Korsel lebih baik dari kami. Sejujurnya, kami sangat kewalahan menghadapi mereka. Level kami jauh di bawah Korsel. Para pemain harus bekerja keras untuk meredam agresivitas pemain Korsel. Tentu, fisik mereka terkuras," jelas Stephen usai laga.

"Kondisi lapangan juga menjadi salah satu alasan mengapa banyak pemain kami yang cedera. Kondisi mereka akan kami cek ulang," sambungnya.

Situasi seperti ini tentunya sangat tak menguntungkan bagi Brunei. Stephen mengakui pertandingan melawan Indonesia bakal sulit, jika 5 pemainnya itu tak bisa bermain.

"Level Indonesia juga masih di atas kami. Saya akan maksimalkan pemain yang ada. Saya juga harus persiapkan tim lebih baik lagi. Mudah-mudahan bisa meraih hasil maksimal saat menghadapi Indonesia," tutur Stephen.

Gareth Bale cetak dua gol , Wales 3-0 israel


Gareth Bale tampil sangat gemilang saat Wales menghadapi Israel di lanjutan kualifikasi EURO 2016. Bale mencetak dua gol dan menjadi kreator untuk satu gol lainnya.

Dalam pertandingan di Sammy Ofer Stadium, Minggu (29/3/2015) dinihari WIB, Wales memetik kemenangan 3-0 atas Israel. Gol-gol Wales dicetak oleh Aaron Ramsey dan Bale (2 gol).

Wales membuka kran gol di penghujung babak pertama. Umpan panjang dari kiper Wayne Hennessey diteruskan Bale dengan sundulan ke arah Ramsey. Pemain Arsenal itu kemudian menanduk bola untuk merobek jala gawang Israel.

Keunggulan timnas Wales bertambah lima menit setelah laga babak kedua dimulai. Bale mencetak gol lewat sebuah tendangan bebas keras yang sama sekali tak mampu diantisipasi oleh kiper Israel, Ofir Marciano.Bale kembali menjebol gawang Israel di menit ke-77. Kali ini dia menuntaskan umpan Ramsey yang melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti tuan rumah.

Dengan tambahan tiga angka dari laga ini, Wales naik ke puncak klasemen Grup B dengan 11 poin dari lima pertandingan. Sementara Israel ada satu tingkat di bawahnya dengan sembilan poin dari empat laga

Satu poin yang pantas buat Belanda


Belanda selamat dari kekalahan memalukan saat menghadapi Turki di lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2016. Satu poin yang didapat dari pertandingan ini pun cukup membuat pelatih Belanda, Guus Hiddink, sangat puas.

Menjamu Turki di Amsterdam ArenA, Minggu (29/3/2015) dinihari WIB, Belanda memetik hasil imbang 1-1. Tuan rumah tertinggal lebih dulu setelah Burak Yilmaz mencetak gol di babak pertama.

Di babak kedua, Belanda yang meningkatkan intensitas serangan akhirnya mampu menjebol gawang Turki yang dikawal Volkan Babacan. Tendangan Wesley Sneijder di masa injury time membentur Klaas-Jan Huntelaar dan masuk ke gawang.

"Kami hampir tidak menciptakan apapun di sepanjang pertandingan. Mereka juga sama tapi mereka mencetak gol," ujar Hiddink kepada situs resmi UEFA.

"Kemudian mereka hanya bertahan dan sangat sulit untuk menembusnya. Di titik tertentu, saya pikir kami mengambil keputusan bagus untuk mengubah rencana permainan dan kami mendapat beberapa peluang di injury time. Pada akhirnya, kami bisa mendapat poin yang bagus."

Dengan tambahan satu poin dari laga ini, Belanda masih menempati peringkat ketiga klasemen Grup A dengan tujuh poin dari lima laga. Mereka tertinggal enam poin dari Republik Ceko yang ada di posisi teratas.

"Jika kami tidak mendapat poin maka situasinya akan sangat sulit. Di dalam tim, kami punya beberapa pemain yang belum pernah memainkan pertandingan sesulit ini," lanjut Hiddink.

"Pertandingan-pertandingan ini akan memberi kesempatan untuk pemain muda. Saya yakin pemain-pemain ini masih bisa berkembang," imbuhnya

Belanda nyaris dipecundangi Turki


Belanda nyaris saja kalah saat menjamu Turki di kualifikasi Piala Eropa 2016. Tertinggal lebih dulu, Belanda akhirnya meraih hasil 1-1 setelah sepakan Wesley Sneijder di injury time mengenai Klaas-Jan Huntelaar dan jadi gol.

Dalam pertandingan di Amsterdam ArenA, Minggu (29/3/2015) dinihari WIB, Belanda kebobolan lebih dulu di menit ke-37. Sepakan keras Burak Yilmaz dari dalam kotak penalti tak mampu dihalau oleh Jasper Cillessen.

Gol ini berawal dari umpan Gokhan Tore yang bergerak dari sisi kanan. Bola sempat coba dihalau oleh Stefan De Vrij, namun justru jatuh ke kaki Volkan Sen. Sen lantas mengoper bola pada Yilmaz dan dituntaskan menjadi gol.

Tertinggal satu gol, Belanda meningkatkan serangan demi serangan di babak kedua. Beberapa peluang emas didapat oleh tim tuan rumah.

Di menit ke-54, Luciano Narsingh tak mampu memanfaatkan peluang bagus yang didapatnya. Mendapat bola muntah setelah kiper Volkan Babacan mencoba untuk menghalau umpan dari Sneijder dan bertabrakan dengan Klaas Jan Huntelaar, Narsingh tak bisa mengarahkan sepakannya ke arah gawang yang sudah kosong.

Tembakan keras dari Ibrahim Afellay dari luar kotak penalti enam menit kemudian juga masih belum mampu menjebol gawang Turki. Upaya Afellay itu masih bisa digagalkan Babacan dengan satu tangannya.

Belanda mendapatkan tendangan bebas di menit ke-70. Tapi eksekusi Sneijder masih menyamping tipis dari gawang Turki

Argentina 2-0 El salvador


Argentina meraih kemenangan di pertandingan persahabatan melawan El Salvador di FedEx Field, Landover, Maryland, Amerika Serikat, Minggu (29/3/2015) dinihari WIB. Tim berjuluk Albiceleste itu menang 2-0.

Pada laga ini, Argentina tak diperkuat kapten sekaligus penyerang andalannya, Lionel Messi. Pelatih Gerardo Martino tak menurunkan Messi karena si pemain sedang tidak fit. Martino menjadikan Gonzalo Higuain sebagai ujung tombak. Higuain didukung oleh trio Angel Di Maria, Carlos Tevez, dan Ezequiel Lavezzi.

Setelah babak pertama berkesudahan 0-0, kebuntuan terpecahkan pada menit ke-54. Argentina memimpin lewat gol bunuh diri Nestor Raul Renderos. Bola hasil tembakan jarak jauh Ever Banega mengenai kaki Renderos dan berubah arah sebelum menembus gawang El Salvador.

Meski argentina mendapat sejumlah peluang bagus, Argentina baru bisa mencetak gol kedua pada menit ke-88. Tendangan bebas Federico Mancuello membawa tim Tango unggul 2-0. Skor tersebut tak berubah hingga laga usai.

Pada pertandingan persahabatan lainnya yang digelar di Stade d'Agadir, Agadir, Uruguay mengalahkan tuan rumah Maroko dengan skor 1-0. Gol semata wayang Uruguay dicetak oleh Edinson Cavani pada menit ke-51 lewat tendangan penalti.

Susunan Pemain
El Salvador: Carillo; Flores (Mancia 90+2'), Mendoza, Molina, Renderos (Ceren 88'), Larin; Alvarez (Herrera 85'), Ceren, Menjivar (Punyed 76'), Alas (Santamaria 67'); Bonilla (Burgos 59')

Argentina: Guzman; Zabaleta, Musacchio, Funes Mori, Orban; Pereyra, Banega; Di Maria (Mancuello 73'), Lavezzi, Tevez (Pastore 78'); Higuain

Italia 2-2 Bulgaria


Italia hanya meraih hasil seri 2-2 saat melawan Bulgaria di lanjutan kualifikasi euro 2016. Menyebut Italia tampil lebih baik, Antonio Conte menilai timnya seharusnya layak mendapat kemenangan.
Melawat ke Stadion Nasional Vasil Levski, Minggu (29/3/2015) dinihari WIB, Italia unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri Yordan Minev. Namun mereka kemudian balik tertinggal 1-2 setelah tuan rumah mencetak gol lewat Ivelin Popov dan Ilian Micanski.

Italia akhirnya selamat dari kekalahan tujuh menit jelang pertandingan usai. Eder menjebol gawang Bulgaria lewat sebuah sepakan melengkung dari luar kotak penalti.

Secara menyeluruh, penguasaan bola kedua tim terbilang berimbang. Namun Italia lebih agresif dengan melepaskan 17 kali upaya mencetak gol. Tujuh di antaranya berstatus on target.Conte menyukai penampilan timnya di laga tersebut. Karena itu, dia menilai Gli Azzurri seharusnya lebih pantas untuk menang.

"Dalam hal penampilan dan peluang yang diciptakan, kami pantas mendapat kemenangan," ucap Conte usai pertandingan seperti dikutip Rai Sport dan diwartakan Football Italia.

"Sayang sekali, karena kami meraih hasil minimal dengan usaha sepenuhnya di arena yang biasanya sulit," lanjut eks pelatih Juventus itu.

"Saya suka para pemain, kami mendominasi permainan dan mereka terbatas hanya pada serangan balik," katanya menambahkan.

Dengan tambahan satu poin dari laga ini, Italia masih menempati peringkat kedua klasemen Grup H dengan 11 poin dari lima laga. Mereka tertinggal dua poin dari Kroasia yang ada di puncak klasemen

Brunei tak takut hadapi Timnas Indonesia u23


Timnas Brunei Darussalam U-23 siap memberikan kejutan kepada Timnas Indonesia U-23 pada laga kedua kualifikasi Piala Asia U-23 Grup H, Minggu (29/3) petang, di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Tim arahan Stephen Heng Seng itu mencoba bangkit dari kekalahan di laga perdana kontra Korea Selatan.

Brunei yang sebelumnya kalah lima gol tanpa balas dari Korsel bakal jadi ujian sulit untuk Manahati Lestusen dkk. Stephen pun menyebut kalau Indonesia memiliki level di bawah Korsel, yang dikenal sebagai salah satu kutub kekuatan sepakbola Asia.

"Saya kira melawan Indonesia akan berbeda dibanding melawan Korea Selatan. Mereka memiliki level yang lebih tinggi, sementara Indonesia berbeda sedikit lebih rendah. Kami mencoba mengimbangi Indonesia dan meraih hasil baik," ungkap Stephen.

Meski Timnas Indonesia U23 tampil sebagai tuan rumah, Stephen tak gentar sama sekali, ia pun tak mau tim Tebuhan kembali dibantai layaknya saat jumpa Korsel.

''Kami tidak ada takut sama sekali dengan kekuatan yang dimiliki Indonesia,'' tegasnya. ''Saya juga tidak ingin Brunei kembali mengalami kekalahan seperti yang kemarin,'' tandas Stephen

Timnas target tiga poin saat melawan Brunei


Timnas Indonesia U-23 tak akan membuang kesempatan untuk menang dan mengungumpulkan  angka penuh saat melakoni laga melawan Brunei Darussalam dalam lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2016. Tiga angka itu dibutuhkan untuk menjaga kans lolos ke Qatar.

Di klasemen Grup H, timnas U-23 bersaing ketat dengan Korsel. Kedua tim sama-sama mengumpulkan tiga poin dan mencetak lima gol. 'Garuda Muda' menduduki peringkat kedua karena ada pemain yang sudah mendapatkan kartu merah.Timnas U-23 akan menghadapi Brunei dalam pertandingan kedua yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (29/3/2015) sore. Sementara itu, Korsel akan menghadapi Timor Leste.

Timnas punya bekal lebih oke ketimbang Brunei. Tim besutan Aji Santoso tersebut menang 5-0 atas Timor Leste di laga pertama. Adapun Brunei digebuk Korsel 0-5.Situasi itu diharapkan tak membuat para pemain menyepelekan lawan. Berkaca kepada laga pertama menghadapi Timor Leste, mereka juga berjanji tak akan terpancing emosi hingga harus tampil sepuluh pemain setelah Zulfandi diusir keluar lapangan.

"Teman-teman sudah tahu, untuk menjaga peluang lolos salah satunya adalah dengan harus menang melawan Brunei. Kami sama sekali tak berpikir untuk menganggap remeh lawan. Sama seperti ketika menghadapi Timor Leste kemarin," ungkap kapten timnas U-23 Manahati Lestusen saat ditemui di hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (28/3).

"Tidak ada pesan dari coach Aji untuk mengejar gol banyak, yang penting bermain baik dan segera mencetak gol.

"Anak-anak harus menjaga emosi, karena kemarin kami harus membayarnya. Saya sendiri juga sempat terpancing provokasi dari mereka," kata pemain asal Barito Putra itu.

Dari kualifikasi piala asia kali ini, juara grup otomatis lolos ke Piala Asia ditambah lima runner-up terbaik.

Bahu kiri Evan dimas robek


Dokter timnas Indonesia U-23, Agus Suharto Manurung, mengungkapkan hasil diagnosis terhadap cedera bahu yang diderita gelandang timnas U-23, Evan Dimas Darmono. Evan menderita cedera tersebut saat timnas U-23 mengalahkan Timor Leste U-23 dengan skor 5-0, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3) malam.

"Ada sedikit robekan di bagian bahu kirinya, kita lihat perkembangannya dalam dua hari ke depan. Semoga bisa bergabung lagi bersama tim, mohon doanya," ucap Agus, dilansir laman resmi PSSI.

Meski begitu, Agus belum bisa memastikan apakah Evan bakal absen saat timnas U-22 menghadapi Brunei Darussalam, Minggu (29/3) esok. "Soal menepi atau tidaknya, itu tergantung kebijakan coach Aji. Yang jelas, masih harus melihat perkembangan terakhirnya Evan seperti apa nanti," jelasnya.

Sementara itu, pelatih timnas U-22, Aji Santoso, mengungkapkan bakal mempersiapkan alternatif pemain jika memang Evan tak bisa diturunkan. Dia pun menegaskan timnya tetap bisa memberikan hasil terbaik, meski nantinya tanpa Evan.

"Tim ini tidak bergantung pada satu sosok saja. Terbukti kemarin, pemain lain juga bisa cetak gol. Saya yakin bisa raih hasil positif melawan Brunei nanti," tegas Aji.

Timnas U23 Menanti kabar cedera Evan dimas


Pemain tim nasional Indonesia U-23 Evan Dimas Darmono dibekap cedera bahu. Dia diharapkan fit saat pasukan 'Garuda Muda' melakoni laga kedua pada Kualifikasi Piala Asia U-23 Grup H, menghadapi Brunei Darussalam. Evan Dimas mengalami cedera bahu akibat terjatuh saat dilanggar bek Timor Leste Felipe Oliviera pada babak kedua dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2015). Akibat cedera itu, dia pun dilarikan ke rumah sakit.
Evan Dimas bahkan absen dari latihan pagi di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta tadi pagi. Dia sedang berada di rumah sakit untuk menjalani pemindaian.

Pelatih timnas U-23 Aji Santoso sudah menyiapkan alternatif strategi andai Evan Dimas harus absen. Tapi, Aji sangat berharap pemain Persebaya Surabaya itu bisa dimainkan saat melawan Brunei, Minggu (29/3) sore.

"Evan Dimas sampai pagi ini masih ke rumah sakit untuk menjalani MRI," ungkap Aji kepada pewarta seusai latihan pagi di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (28/3).

"Saya masih berharap Evan Dimas bisa bermain. Evan merupakan salah satu pemain penting di tim ini. Tapi kalau Evan tak bisa main, saya akan mencari alternatif pemain yang bisa mengisi peran Evan," imbuh dia.

Timnas U23 belum sempurna walaupun menang besar

Setelah menang besar atas Timor Leste, tim nasional Indonesia U-23 diminta agar tak berpuas diri. Sebab, pasukan 'Garuda Muda' masih butuh perbaikan sebelum melakoni laga-laga lanjutan pada Grup H Kualifikasi Piala Asia U-23.

Di stadion Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2015) malam WIB, timnas U-23 menang lima gol tanpa balas atas Timor Leste. Gol-gol tersebut dilesakkan oleh Adam Alis, Manahati Lestusen, Evan Dimas Darmono, Muchlis Hadi, dan Hansamu Yama Pranata.Kemenangan itu tak membuat Hansamu jemawa. Sebab, Hansamu menilai bahwa permainan tim belum maksimal. Penyelesaian akhir di muka gawang menjadi salah satu yang harus ditingkatkan.

"Kami masih belum bermain maksimal. Kami masih banyak melakukan kesalahan sendiri dan juga finising masih kurang kemarin. Kami masih harus latihan lagi," ungkap Hansamu saat ditemui usai latihan di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (28/3/2015).
Mengenai kemungkinan absennya beberapa pemain saat melakoni pertandingan melawan Brunei Darussalam, Minggu (29/3) besok, Hansamu menegaskan bahwa semua pemain siap untuk menjadi starter. Salah satunya, Evan Dimas Darmono yang dibekap cedera bahu kiri.

"Tim ini bukan hanya 11 orang yang siap turun ke lapangan, jadi kami semua siap penggantinya," ungkap pemain asal Barito Putra itu

Timnas rotasi pemain jelang melawan myanmar



Asisten pelatih timnas Indonesia Widodo C Putro mengungkapkan, jajaran arsitek timnas senior akan melakukan rotasi pemain saat menghadapi Myanmar dalam pertandingan uji coba di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (30/3).

Menurut Widodo, beberapa pemain yang belum diturunkan saat Indonesia dikalahkan Kamerun 1-0 kemungkinan besar akan mendapat kesempatan memakai jersey merah putih.

“Ya pasti itu, nanti lawan Myanmar pasti akan ada rotasi pemain, karena kita juga akan memberi kesempatan pada pemain-pemain yang lain,” ujar pelatih kelahiran Cilacap tersebut.

Kebijakan itu tentunya menjadi kesempatan bagus bagi Kim Kurniawan, Rizky Pellu, Ramdani Lestaluhu, dan Saiful Indra Cahya untuk membuktikan kualitas mereka layak dipanggil di timnas.

Selain melakukan rotasi, Widodo mengatakan, juga tidak menutup kemungkinan menurunkan pemain anyar hasil naturalisasi, Bio Paulin, untuk menjalani debut bersama tim Garuda.

“Kemungkinan untuk Bio selalu ada,” tandasnya

Kendati diunggulkan memenangi laga nanti, Widodo mengingatkan anak asuhnya agar tetap fokus menatap pertandingan. Ia tidak ingin Boaz Solossa dan kolega lengah, mengingat setiap kemungkinan bisa terjadi dalam pertandingan sepakbola. “Dalam setiap setiap pertandingan sepakbola semua kemungkinan bisa terjadi, tapi dalam bertanding kita harus tetap fokus dan optimis,” tutupnya

Kunci Timnas kalahkan timor leste


Timnas Indonesia U-23 sempat kesulitan di saat menghadapi Timor Leste. 'Garuda Muda' pada akhirnya mampu menang besar setelah menemukan celah Timor Leste dan memanfaatkannya.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2015) malam WIB, timnas U-23 menang lima gol tanpa balas atas Timor Leste. Adam Alis, Manahati Lestusen, Evan Dimas Darmono, Muchlis Hadi, dan Hansamu Yama, masing-masing menjadi pencetak gol bagi timnas U-23.

walaupun menang besar, timnas U-23 sempat kesulitan membongkar pertahanan Timor Leste. Di babak pertama, permainan bola through pass mereka bisa dibaca oleh tim besutan Fabio Joaquim.Gol dari Adam Alis pada menit 17 kemudian menjadi pembeda. Serangan dari sayap yang diakhiri tendangan pemain asal Persija Jakarta itu bersarang di gawang setelah sedikit berbelok arah karena membentur bek Timor Leste. Skema dari sayap ini memang merupakan instruksi dari Aji.

"Di babak pertama Timor Leste lebih bertahan, terutama di 20 menit pertama. Saya pun menginstruksikan mereka untuk bisa menyerang dari sisi sayap. Kami butuh waktu untuk menciptakan peluang," kata Aji dalam sesi jumpa wartawan.

Setelah unggul tiga gol, timnas U-23 harus kehilangan satu pemain setelah Zulfiandi mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-55. Tapi, tim 'Merah Putih' malah bisa menambah dua gol lagi. Aji mengungkapkan hal ini buah dari perubahan strategi yang dia lakukan.

"Di babak kedua, saya menginstruksikan Evan Dimas bermain sedikit di depan Zulfiandi. Alhamdullilah hasilnya positif. Gol Evan Dimas tadi prosesnya bagus," ungkap Aji.

"Setelah bermain dengan 10 orang, saya tetap berharap para pemain tetap tampil menyerang. Dengan Timor Leste bermain lebih menyerang, tentu ada lubang. Bukti dari celah dari Timor Leste itu juga tampak dari gol-gol lain," imbuhnya.

Dengan hasil ini, timnas U-23 saat ini menyamai perolehan poin Korea Selatan di klasemen Grup H. Kedua tim sama-sama mengumpulkan nilai tiga dengan produktivitas lima gol.

Korsel kalahkan brunei 5-0

Korea Selatan mengawali pertandingan di Grup H kualifikasi Piala Asia U-23 2016 dengan manis. Mereka memetik kemenangan besar lima gol tanpa balas atas Brunei Darussalam.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2015) sore WIB, Korsel unggul cepat.Sing Sang Min melakukan penetrasi dari sisi kanan pertahanan Brunei pada menit ketiga, lalu mengirim umpan silang mendatar ke kotak penalti. Lee Yong Jae yang menerima bola sodoran itu mampu menjebol gawang yang dikawal oleh Ahsanuddin.

Korsel mampu menggandakan keunggulan pada menit ke-27. Gol itu tercipta lewat sepak pojok, yang tercatat atas nama Jung Seung Hyun.Selang sebelas menit kemudian, Korsel menjauh. Bek Brunei, Khiril Shahme, melakukan handball di kotak 16 meter, wasit langsung menunjuk titik putih. Kim Hyun yang menjadi eksekutor, bisa membobol Brunei.

Di babak kedua, Korsel kembali mendapatkan tendangan penalti. Pelanggaran Suhaimi Anak Salau pada Ahn Hyunbeom di menit 56 menjadi penyebabnya. Kwon Changhoon menjadi eksekutor, gol keempat tim besutan Shin Tae Yong.Korsel menambah gol di menit ke-76. Berawal dari kemelut di muka gawang Brunei, Jang Hyun Soo membukukan namanya di papan skor dari sepakan keras jarak dekat.

Di sisa pertandingan tak ada gol tambahan, Korsel menang dengan skor akhir 5-0. Dengan hasil ini, Korsel untuk sementara menempati posisi pertama Grup H dengan raihan tiga poin. Sementara itu, Brunei ada di posisi paling bawah dengan nilai 0 dan defisit lima gol.

Laga Grup H lainnya antara tim nasional Indonesia U-23 melawan Timor Leste akan berlangsung malam ini.

Indonesia kalahkan Timor leste 5-0



Timnas Indonesia U-23 mengawali langkah di kualifikasi Piala Asia U-23 dengan keren. Bertanding melawan Timor Leste U-23, Indonesia menang lima gol tanpa balas.Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3) malam WIB, Indonesia tampil relatif dominan. Pada babak pertama, Indonesia banyak mengandalkan serangan dari sisi sayap untuk menciptakan peluang.

Gol pertama Indonesia pun lahir dari dengan diawali serangan dari sayap kiri. Ketika laga memasuki menit ke-17, Adam Malis menerima sebuah umpan di sisi kiri. Dia lantas melakukan tusukan ke dalam kotak penalti, sebelum akhirnya melepaskan sepakan kaki kanan.

Bola tendangan Adam sempat mengenai punggung pemain belakang Timor Leste sehingga berbelok arah. Kiper Timor Leste, Ramos Maxanches, pun terkecoh.Setelah itu, Indonesia banyak mengandalkan kecepatan para gelandangnya serta umpan-umpan silang dari sayap untuk membongkar pertahanan Timor Leste. Namun, berulang kali peluang mereka gagal.

Agresivitas para gelandang itu jugalah yang kemudian melahirkan gol kedua Indonesia. Pada menit ke-44, Indonesia mendapatkan tendangan bebas setelah Evan Dimas, yang sedang berlari, dilanggar oleh pemain Timor Leste. Evan kemudian mengeksekusi tendangan bebas tersebut. Bola yang ditendangnya mengarah kepada Muchlis Hadi yang berada di dalam kotak penalti. Namun, belum sempat menyundul bola, Muchlis sudah mendapatkan terjangan dari belakang yang dilakukan oleh Filipe Oliveira. Pelanggaran terjadi, Indonesia pun mendapatkan tendangan penalti
 
Kapten tim, Manahati Lestusen, maju menjadi algojo penalti itu. Tendangannya mengarah tepat ke tengah gawang, namun Maxanchesterkecoh. Skor pun berubah menjadi 2-0 dan bertahan sampai babak pertama berakhir.

Di babak kedua, dominasi Indonesia masih berlanjut. Para gelandang 'Garuda Muda' dengan sabar memainkan bola dari kaki ke kaki. Evan acapkali terlihat mundur jauh ke belakang untuk menjemput bola ataupun mengoper bola kembali ke lini belakang.

Indonesia baru menggebrak ketika mendapatkan kesempatan. Pada menit ke-51, mereka mencetak gol lewat skema yang apik.Dari operan pendek dari kaki ke kaki, bola lantas diarahkan ke depan. Evan dengan jeli melihat ruang di kotak penalti Timor Leste dan berlari menerobos masuk. Evan lantas menerima umpan terobosan dari tengah dan menyelesaikan serangan lewat satu sepakan. 3-0 untuk Indonesia.

Empat menit setelah gol Evan, Indonesia harus bermain dengan 10 orang setelah Zulfiandi mendapatkan kartu kuning kedua. Zulfiandi dinyatakan bersalah akibat melanggar Anggisu Correira.Meski bermain dengan 10 orang, Indonesia tetap mampu melancarkan tekanan. Pada menit ke-65, tim besutan Aji Santoso ini memperbesar keunggulan menjadi 4-0.

Gol bermula dari tusukan Adam Malis dari sisi kiri. Dia kemudian melepaskan operan datar kepada Muchlis Hadi yang berada di tengah kotak penalti. Setelah berjuang memperebutkan bola melawan dua bek Timor Leste, Muchlis melepaskan sebuah sepakan datar dan sepakannya pun masuk ke dalam gawang Timor Leste
Gol terakhir Indonesia pada laga ini diciptakan oleh Hansamu Yama pada menit ke-85. Gol bermula dari sebuah skema tendangan bebas yang bagus. Bola diberikan kepada Hansamu yang langsung melepaskan sepakan keras menyusur tanah.

Indonesia menyamai kemenangan Korea Selatan yang beberapa jam sebelumnya menang 5-0 atas Brunei Darussalam. Selanjutnya, pada Minggu (29/3), Indonesia akan berhadapan dengan Brunei.

Indonesia dan Korea Selatan kini sama-sama mengoleksi nilai 3 pada Grup H kualifikasi Piala Asia U-23.

Susunan Pemain


Indonesia: M. Natsir, Putu Gede, Manahati, Hansamu, M. Abduh (Rendika 71), Adam Malis, Zulfiandi, Ilham Udin (Paulo 60), Wawan Febrianto (Nufiandani 63), Evan Dimas, Muchlis Hadi.

Timor Leste: Maxanches, Sarmento (Ezequiel 46), Agostinho, Jorge Victor, Oliveira, Octavio, De Jesus, Cruz, Alves, Januario (Anggisu Correira 46), Fonseca (Gama 70).

Liga

ISL ( LIGA )

Cari Disini